Amalan di Bulan Syawal Lengkap Dengan Keutamaannya

KHASUN
KHASUN
Kumpulan Amalan Sunah Yang Sangat Dianjurkan di Bulan Syawal
Kumpulan Amalan Sunah Yang Sangat Dianjurkan di Bulan Syawal

Pada bulan syawal terdapat beberapa amalan sunnah dan keutamaan mengamalkannya.

Bulan Syawal disebut sebagai bulan peningkatan dan pembuktian kwalitas iman serta ketakwaan kepada Alloh SWT. Setelah sebulan lamanya ditempa dan dididik di Bulan Romadhon.

Bulan syawal juga dikenal sebagai bulan fitri dan bulan kemenangan. Ada Berbagai amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Syawal sebagai bentuk dan bukti meningkatnya kualitas iman dan ketakwaan kita.

Di antara amalan-amalan yang dianjurkan untuk dijalankan di bulan syawal adalah sholat Idul Fitri, Iktikaf, Silaturohmi, Sedekah dan Menikah.

Berikut 7 Amalan dan keutamaan bulan Syawal sebagai cara peningkatan kuwalitas Ketaqwaan dan Iman kita:

Mandi 1 Syawal

Bahwa untuk menyambut Hari raya Idul fitri, kita disunahkan untuk mandi di tanggal 1 syawal, sebelum berangkat sholat idul fitri.

Berikut bacaan niat Mandi 1 syawal:

نوايت الغسل لى حظور الصلاة عدالفتى سنة لى الله تعال

Aku niat mandi sunah untuk menghadiri sholat idul fitri karena Alloh Ta'ala.

Baca: Bacaan Niat Mandi Sunnah Idul Fitri Lengkap Arab Latin dan Artinya

Sholat Sunah Idul Fitri

Sholat Sunah Idul Fitri

Sholat yang disunnahkan hanya pada bulan syawal adalah sholat sunnah Idul Fitri, yaitu sholat yang dilakukan dua rokaat pada tanggal 1 Syawal.

Sholat ini berlaku pada setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan yang dalam keadaan mukim.

Berdasarkan dari Hadits Ummu 'Athiyah:

حَدَّثَنِي أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أَمَرَنَا تَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُخْرِجَ فِي الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ (صحيح مسلم ١٤٧٣)

Telah menceritakan kepada kami [Abu Robi' Az Zahroni] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Muhammad] dari [Ummu 'Athiyah] ia berkata: Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami agar mengajak serta keluar para gadis dan wanita-wanita yang dipingit pada dua hari raya, dan beliau memerintahkan para wanita yang sedang haidl menjauh dari musholla (tempat sholat) kaum muslimin. (Shohih Muslim #1473)

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Idul Fitri Lengkap Arab Latin dan Artinya

I'tikaf di Bulan Syawal

I'tikaf di Bulan Syawal

I'tikaf disunahkan, walaupun telah melewati bulan mulia Romadhon.

Ibnul Qoyyim menyebutkan bahwa tujuan disyariatkannya i'tikaf adalah agar hati bisa lebih fokus kepada Alloh SWT sehingga yang mendominasi hati hanyalah cinta kepada Alloh, berdzikir kepada-Nya, untuk menggapai kemuliaan ukhrowi dan ketenangan hati sepenuhnya hanya bersama Alloh SWT, hingga Ridho Alloh SWT selalu menyertai kehidupan kita.

Mengenai tata cara i'tikaf, baca selengkapnya tentang: Bacaan Niat I'tikaf Lengkap Arab Latin dan Artinya

Silaturohim

Menyambung Tali Silaturahmi

Momen saling berkunjung dan bermaafaan atau halal bi halal adalah ciri khas di bulan Syawal, saling berbagi dan mempererat tali silaturahim diantara sesama.

Sungguh silaturahmi ini memiliki keutamaan pahala yang besar dan umur yang berkah, disamping dapat memupuk dan mempererat hubungan persaudaraan.

Dalam sebuah riwayat yang disampaikan Imam Bukhori dalam Al-Adabul Mufrod, Rosululloh SAW bersabda:

مَنِ اتَّقَى رَبَّهُ، وَوَصَلَ رَحِمَهُ، نُسّىءَ فِي أَجَلِه وَثَرَى مَالَهُ، وَأَحَبَّهُ أَهْلُهُ

Siapa yang bertaqwa kepada Robb-nya dan menyambung silaturrohmi niscaya umurnya akan diperpanjang dan hartanya akan diperbanyak serta keluarganya akan mencintainya. (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 58, hasan)

Baca: Dalil Naqli Silaturahmi, Manfaat serta Pentingnya Silaturahmi

Bersedekah atau Mengeluarkan Zakat

Bersedekah atau Mengeluarkan Zakat

Disamping bersilaturahim, bulan Syawal juga merupakan bulan yang dianjurkan untuk banyak bersedekah.

Setelah melewati puasa sebulan penuh, kita meraih hari kemenangan. Bersedekah kepada tetangga yang fakir atau saudara yang jarang bertemu.

Setelah berbulan-bulan bekerja dan mendapatkan gaji, kini saatnya kita meyedekahkan sebagian harta agar mendapatkan keberkahan rizki yang kita peroleh.

Sebagaimana riwayat hadits dari Asma' binti Abi Bakr:

حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ جَمِيعًا عَنْ أَبِي مُعَاوِيَةَ قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَازِمٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ وَعَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ عَنْ أَسْمَاءَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْفَحِي أَوْ انْضَحِي أَوْ أَنْفِقِي وَلَا تُحْصِي فَيُحْصِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ وَلَا تُوعِي فَيُوعِيَ اللَّهُ عَلَيْكِ و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ عَبَّادِ بْنِ حَمْزَةَ عَنْ أَسْمَاءَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا نَحْوَ حَدِيثِهِمْ (صحيح مسلم ١٧٠٩)

Telah menceritakan kepada kami [Amru An Naqid] dan [Zuhair bin Harb] dan [Ishaq bin Ibrohim] semuanya dari [Abu Mu'awiyah] - [Zuhair] berkata- telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Hazim] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] dari [Abbad bin Hamzah] dan dari [Fathimah binti Al Mundzir] dari [Asma'] ia berkata: Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bersedekahlah kamu dan jangan menghitung-hitung, karena Alloh akan menghitung-hitung pula pemberian-Nya kepadamu. Dan janganlah kikir, karena Alloh akan kikir pula kepadamu." Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Abbad bin Hamzah] dari [Asma'] bahwa Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, sebagaimana hadits mereka. (Shohih Muslim #1709)

Baca: Keutamaan Sedekah yang Sangat Luar Biasa

Menikah

Keutamaan Menikah di Bulan Syawal

Bulan Syawal adalah salah satu bulan yang dianjurkan untuk membangun rumah tangga (menikah).

Rosululloh menepis kepercayaan orang-orang jahiliyah tentang sialnya menikah di bulan Syawal. Aisyah rodhiyallohu 'anha istri Nabi shollallohu 'alaihi wa sallam menceritakan:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَاللَّفْظُ لِزُهَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي قَالَ وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّالٍ و حَدَّثَنَاه ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ وَلَمْ يَذْكُرْ فِعْلَ عَائِشَةَ (صحيح مسلم ٢٥٥١)

Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] dan [Zuhair bin Harb] sedangkan lafazhnya dari Zuhair keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Isma'il bin Umayah] dari [Abdullah bin Urwah] dari [Urwah] dari ['Aisyah] dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menikahiku pada bulan Syawal, dan mulai berumah tangga bersamaku pada bulan Syawal, maka tidak ada di antara istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang lebih mendapatkan keberuntungan daripadaku." Perawi berkata: "Oleh karena itu, 'Aisyah sangat senang menikahkan para wanita di bulan Syawal." Dan telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dengan isnad seperti ini, namun dia tidak menyebutkan perbuatan 'Aisyah. (Shohih Muslim #2551)

Baca: Kumpulan Doa Pernikahan Setelah Akad Nikah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Puasa Sunnah Syawal

Puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Bisa langsung dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, atau mulai tanggal 2 Syawal, atau juga bisa dilakukan kapanpun asalkan masih bulan Syawal, baik urut maupun tidak.

Kesunnahan menjalankan puasa syawal didasarkan pada sabda Rosululloh SAW:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ جَمِيعًا عَنْ إِسْمَعِيلَ قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي سَعْدُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ ثَابِتِ بْنِ الْحَارِثِ الْخَزْرَجِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ سَعِيدٍ أَخُو يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ ثَابِتٍ أَخْبَرَنَا أَبُو أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ بِمِثْلِهِ و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سَعْدِ بْنِ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أَيُّوبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ (صحيح مسلم ١٩٨٤)

Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] dan [Qutaibah bin Sa'id] dan [Ali bin Hujr] semuanya dari [Isma'il] - [Ibnu Ayyub] berkata- Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ja'far] telah mengabarkan kepadaku [Sa'd bin Sa'id bin Qais] dari [Umar bin Tsabit bin Harits Al Khazraji] dari [Abu Ayyub Al Anshari] radliallahu 'anhu, bahwa ia telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang berpuasa Ramadlan kemudian diiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka yang demikian itu seolah-olah berpuasa sepanjang masa." Dan Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [bapakku] telah menceritakan kepada kami [Sa'd Sa'id] saudaranya Yahya bin Sa'id, telah mengabarkan kepada kami [Umar bin Tsabit] telah mengabarkan kepada kami [Ayyub Al Anshari] radliallahu 'anhu, ia berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. Yakni dengan hadits semisalnya. Dan Telah menceritakannya kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Mubarak] dari [Sa'd bin Sa'id] ia berkata: saya mendengar [Umar bin Tsabit] ia berkata: saya mendengar [Abu Ayyub] radliallahu 'anhu. Berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: yakni dengan hadits yang serupa. (Shohih Muslim #1984)

Puasa Syawal memiliki keutamaan mendapat pahala setara dengan berpuasa setahun, melihat dari keterangan hadits Tsauban berikut ini:

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ الْحَارِثِ الذَّمَارِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا أَسْمَاءَ الرَّحَبِيَّ عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ { مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا } (سنن ابن ماجه ١٧٠٥)

Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Ammar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Baqiyyah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Shadaqah bin Khalid] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya Ibnul Harits Adz Dzimari] berkata: aku mendengar [Abu Asma Ar Rahabi] dari [Tsauban] pelayan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Bahwasanya beliau bersabda: "Barangsiapa berpuasa enam hari setelah hari raya Iedul Fitri, maka seakan ia berpuasa setahun secara sempurna. Dan barangsiapa berbuat satu kebaikan maka ia akan mendapat sepuluh pahala yang semisal." (Sunan Ibnu Majah #1705)

Baca: Bacaan Niat Puasa Sunnah Syawal Lengkap Arab Latin dan Artinya

Melihat dari berbagai keterangan hadits diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa Bulan Syawal adalah termasuk bulan yang mulia setelah Bulan Romadhon.

Maka dari itu, mari kita tingkatkan amalan-amalan di bulan syawal untuk menambah pahala kita dan sebagai wujud meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Alloh SWT.

Baca: 8 Keutamaan Puasa Syawal

Demikian pembahasan tentang Amalan dan keistimewaan bulan syawal, semoga menjadi sebuah dorongan dan motivasi semangat bagi kita untuk selalu berusaha menjadi lebih baik dan tentunya semata karena mencari ridho Alloh SWT.

Aamiin ya robbal 'alaamiin.

Terima kasih Anda telah membaca artikel berjudul: Amalan di Bulan Syawal Lengkap Dengan Keutamaannya jangan lupa + IKUTI website kami dan bergabung dengan kami di Grup WhatsApp dan Grup Telegram. Silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar