Niat Puasa Sunah Syawal Lengkap Arab Latin dan Artinya

KHASUN
KHASUN
Inilah 8 Keutamaan Amalan Puasa Sunah 6 Hari di Bulan Syawal

Umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan puasanya di bulan Romadhon dengan berpuasa selama enam hari di bulan berikutnya, yaitu Bulan Syawal.

Disebutkan dalam sebuah hadits, bahwa pahala berpuasa sunnah selama 6 hari ini mendatangkan pahala setara dengan puasa setahun.

Puasa sunnah Syawal mulai boleh dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal.

Hal yang paling perlu diperhatikan dalam sebuah ibadah, tak terkecuali puasa sunnah Syawal, adalah niat. Sebab, niat merupakan salah satu faktor yang menentukan sah dan tidaknya puasa Syawal, sekalipun hukumnya sunnah.

Tempat niat di hati sehingga saat melafalkan niat, di dalam hatinya mesti menyatakan maksud (qoshod), dalam hal ini berpuasa Syawal. Untuk memantapkan hati tersebut, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niatnya.

Niat Puasa Syawal

Berikut lafal niat puasa Syawal lengkap teks arab dan latin serta arti terjemahnya:

Niat Puasa Syawal Malam Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghodin 'an adaa-i sunnatis Syawwali lillahi ta'aalaa.

Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Alloh Ta'ala.

Ustadz Alhafiz Kurniawan dalam artikelnya berjudul Lafal Niat Puasa Syawal dan Ketentuan Waktunya menjelaskan, sebagian ulama mengharuskan ta'yin atau menyebut ‘puasa sunnah Syawal’ saat niat di dalam batinnya, sedangkan sebagian ulama lain menyatakan bahwa tidak wajib ta'yin.

Hal ini sebagaimana dikutip dari penjelasan Imam Ibnu Hajar al-Haitami dalam Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj.

Adapun pelaksanaan niat puasa Syawal dimulai dari masuknya Maghrib. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa Syawal ini masih boleh dilakukan di pagi hari hingga sebelum Zuhur.

Hal ini dengan catatan belum makan, minum, dan belum melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa, terhitung sejak terbit fajar pada hari berpuasa itu.

"Orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunnah puasa Syawal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunnah saat itu juga. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib," tulis Wakil Sekretaris LBM PBNU itu, dikutip NU Online, Senin (31/3/2025).

Niat Puasa Syawal Pagi Hari

Adapun seseorang yang berniat di pagi hari hingga sebelum Dzuhur, dianjurkan membaca lafal niat berikut ini:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma haadzal yaumi 'an adaa-i sunnatis Syawwali lillahi ta'aalaa.

Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Alloh Ta'ala.

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Lebih lanjut, Ustadz Alhafiz menjelaskan, idealnya puasa sunah Syawal enam hari dilakukan persis setelah Hari Raya Idul Fitri secara berurutan terus menyambung, yakni pada 2-7 Syawal. Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seperti pahala puasa wajib setahun penuh.

Bahkan orang yang mengqodho puasa atau menunaikan nadzar puasanya di bulan Syawal, menurutnya, juga tetap akan mendapat keutamaan seperti mereka yang melakukan puasa sunnah Syawal. Saking besarnya keutamaan puasa ini, seseorang yang berhalangan melaksanakannya di bulan Syawal, dianjurkan mengqodhonya di bulan lain.

Ulama mazhab Syafi'i menjelaskan:

"Namun jika tidak berurutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa Syawal, setelah sebelumnya melakukan puasa Romadhon. Karena yang seperti itu pun disebut menjalankan puasa enam hari Syawal setelah Ramadan."

Keutamaan Puasa Syawal

Anjuran untuk menjalankan puasa 6 hari setelah lebaran karena puasa ini memiliki keutamaan yang begitu mulia dan salah satu Amalan Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah beliau tinggalkan.

Dan tentu saja terdapat berbagai keutamaan dalam Amalan puasa sunah sawal ini.

Berikut 8 Keutamaan puasa sunnah Syawal:

  1. Setara dengan puasa selama satu tahun

    Orang yang melakukan puasa Syawal seperti berpuasa selama setahun lamanya. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam sebuah hadist riwayat Muslim yang menyebutkan bahwa:

    مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

    Barangsiapa yang berpuasa Romadhon kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.

    Sanad dari hadits tersebut berasal dari Abu Ayyub Al Anshori, ketika ia pernah mendengar sabda Nabi Muhammad SAW. Yang artinya: "Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim).

  2. Menyempurnakan ibadah

    Puasa Syawal seperti halnya ibadah sholat sunnah qobliyah ba'diyah yang dapat menutup kekurangan dan menyempurnakan ibadah sholat wajib. Puasa Syawal juga sebagai penyempurna kekurangan-kekurangan yang ada pada bulan Romadhon.

    Ibnu Rojab menjelaskan keutamaan puasa syawal sebagai berikut:

    "Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu dia melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan lalu malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan. (Kitab Latha-if Al Ma'arif)
  3. Mendapat pahala 10 kali lipat

    Puasa Syawal dapat membuat orang yang melakukannya diberi ganjaran / pahala sepuluh kali lipat.

    Hal itu dijelaskan dalam sebuah hadist:

    عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ { مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا }

    Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas 'Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.

  4. Mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW

    Orang yang melakukan puasa Syawal akan mendapatkan syafaat atau pertolongan dari Nabi Muhammad SAW kelak di akhirat.

    Orang yang berpuasa Syawal sama halnya telah menghidupkan sunnah yang diajarkan Rasulullah.

    Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan At Tirmidzi menyebutkan bahwa,

    "Siapa yang menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga."
  5. Tanda peningkatan Ketaqwaan dan keimanan seseorang

    Orang yang berpuasa di bulan Syawal merupakan tanda bahwa imannya sebagai Muslim telah meningkat.

    Karena itulah bulan ini disebut bulan Syawal, yang artinya bulan peningkatan.

  6. Tanda diterimanya Amalan di bulan Romadhon

    Dikutip dari kitab Hayatul Quluubi:

    Dikatakan Bahwa keadaan Manusia di bulan Romadhon, seperti halnya orang yang sedang menanam pohon dan mengharap buahnya maka dia harus menyiraminya pada waktu-waktunya.

    Maka tanda menyerapnya pohon terhadap air ialah dengan daun-daunya menjadi hijau dan subur hingga berbuah lebat.

    Demikian juga keadaan manusia di bulan Romadhon, setelah menjalankan puasa, sholat dan menjalankan berbagai macam amalan baik sebab berkahnya bulan romadhon dan berharap diterimanya segala amalanya, maka tanda diterimanya ialah sesudah bulan romadhon, mereka selalu taat dan beribadah kepada Alloh SWT.

    Salah satu amalan yang dianjurkan dan menjadi tanda diterima ibadah puasa romadhon adalah orang tersebut akan dengan ringan mengamalkan puasa sunah bulan syawal dan amalan-amalan lainnya.

  7. Menjadi Teman dan pengingat kalimat Tauhid di Alam Kubur

    Dalam sebuah hikayat Sahabat Sufyan Ats Tsyauri RA diceritakan;

    Bahwa beliau bermimpi mendengar suara yang berkata "bahwa puasa Romadhon dan puasa 6 Hari di bulan Syawal menjadi teman dan pengingat Tauhid." (Durotun Nasihin: 262).
  8. Mendapatkan Kesucian bersih dari segala Dosa

    Berpuasa 6 Hari di bulan syawal setelah idul fitri menjadi penghapus segala dosa-dosa yang lalu.

    Nabi Muhammad SAW bersabda:

    من صما رمضان ثم اتبعه ستا من شوال خرج من ذنوبه كيوم ولدامه

    Barang siapa berpuasa pada bulan romadhon kemudian diikuti dengan berpuasa enam hari di bulan syawal, maka dia terlepas dari dosa-dosanya sebagaimana dia dilahirkan oleh ibunya. (Targhib wa Targhib)

Demikian Bacaan Niat Puasa Sunnah Syawal dan 8 Keutamaan Amalan Puasa sunah Syawal, semoga kita bisa menjalankan puasa sunah syawal hingga bisa memperoleh keutamaanya.

Terima kasih Anda telah membaca artikel berjudul: Niat Puasa Sunah Syawal Lengkap Arab Latin dan Artinya jangan lupa + IKUTI website kami dan bergabung dengan kami di Grup WhatsApp dan Grup Telegram. Silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar