0S3d5zLbo07wzSes8mCOCYtdrGvF6lw61q5ubEAM
Bookmark
{{ date }}
{{ time }}
Sudah SHOLAT kah Anda?

Sholawat Ibrohimiyah Lengkap Arab Latin dan Arti serta Sejarah Sholawat Ibrohimiyah

Bacaan Sholawat Ibrahimiyah yang Benar, Pakai Sayyidina atau Tidak?
Teks Bacaan Sholawat Ibrohimiyah Lengkap Arab Latin dan Artinya

Sholawat adalah salah satu bukti kita dalam Mencitai Baginda Nabi Muhamad SAW selain mengikuti setiap Ajaranya, hal tersebut terbukti dengan banyaknya Sholawat yang di ciptakan oleh Umat Nabi, dalam hal ini adalah Mereka para Ulama Masyhur terdahulu. Dan sholawat juga salah satu Tanda Keimanan Kita, karemna Bersholawat juga merupakan perinta dari Alloh SWT, Dalam Al quran pun terdapat penjelasan, Alloh Swt berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا ٥٦

“Sesungguhnya Alloh dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab 33).

Maka bukanlah suatu yang Mustahil jika dalam Amalan Islam, Sholawat merupakan amalan islam yang memiliki berbagai Keutamaan. Berbicara Mengenai Sholawat dan Keutamaanya, Kali ini Admin akan mengulas salah satu Sholawat yang memiliki keutamaan yang nyata dalam kehidupan kita.

Sholawat Ibrohimiyah adalah sholawat yang sangat populer di kalangan orang-orang Muslim. Pastinya karena umat Muslim selalu mengamalkan sholawat ini Minimal 5 kali dalam sehari, yaitu di setiap melaksanakan sholat fardlu maupun Sunah, tepatnya pada saat tahiyat akhir. Sholawat Ibrohimiyah ini tergolong sholawat yang paling sempurna dibanding sholawat-sholawat yang lain.


Sejarah Sholawat Ibrohimiyah

Mungkin banyak pertanyaan yang muncul tentang sejarah Sholawat Ibrahimiyah ini, Mengapa dalam sholawat ibrohimiyah nama Rosululloh SAW bersanding dengan nama Nabi Ibrohim AS?

Dalam hal ini, kami kutip dari kitab Syekh Nawawi yang berjudul "Muroh Labib-Tafsir an-Nawawi" dalam kitab tersebut di jelaskan beberapa hal yang menjadi alasan mengapa nama Nabi Muhammad SAW bersanding dengan Nabi Ibrohim AS dalam sholawat tersebut.

Dalam kitab Muroh Labib-Tafsir an-Nawawi diterangkan ada Dua alasan kenapa Nama Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasalam, bersanding dengan Nabi Ibrohim 'alaihi sholatu wasalam.

  1. Yang Pertama, Karena Doa Nabi Ibrohim untuk Rosululloh, Dahulu Nabi Ibrohim alaihis salam berdoa teruntuk Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam dengan doa ini (sholawat ibrohimiyah). Karena hal inilah Alloh SWT menggerakkan lisan umat Nabi Muhammad untuk senantiasa menyebut nama Nabi Ibrohim AS sebagai bentuk balasan kebaikan teruntuk Nabi Ibrohim.
  2. Yang Kedua, Lantaran Harapan Nabi Ibrohim untuk umat Rosululloh Nabi Ibrohim pernah berdoa “Ya Alloh jadikanlah untukku sebutan yang baik pada umat terakhir, yakni dari umat Nabi Muhammad shollallohu alaihi wasallam.” Dan Alloh mengabulkan doa tersebut, sehingga menyambung penyebutan Nabi Muhammad dan Nabi Ibrohim sebagai pujian yang baik dari umat Nabi Muhammad untuk Nabi Ibrohim.
  3. Yang Ketiga, Karena Hubungan erat antara kedua Nabi itu, Syekh Nawawi dalam kitabnya menyebut, Bahwa adanya kedekatan secara batin antara Nabi Ibrohim dengan Nabi Muhammad. Tentunya sangat Logis karena Nabi Muhammad SAW merupakan keturunan Nabi Ibrohim AS yaitu dari garis Sayyid Abdulloh hingga Nabi Ismail ‘alaihis salam.
  4. Dan dipertegas dengan berlakunya sebagian syariat Nabi Ibrohim bagi umat Nabi Muhammad. Kekaguman Nabi Ibrohim terhadap Nabi Muhammad dan umatnya inilah yang menjadikannya banyak memohon kepada Alloh agar dapat memperoleh keutamaan yang diberikan kepada Umat Nabi Muhammad serta syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Teks Bacaan Sholawat Ibrohimiyah

Sudah barang tentu, setiap muslim pasti tahu dan hafal sholawat Ibrohimiyah ini. karena, seperti yang sudah diterangkan di atas jika sholawat ini merupakan sholawat yang pasti kita baca pada setiap sholat.

Selain dibaca pada saat sholat, sholawat ibrohimiyah ini juga di anjurkan untuk diamalakan sebagai pujian atau dzikir harian, Karena ternyata sholawat Ibrohimiyah, memiliki berbagai manfaat dan keutamaan. Namun sebelum kita bahas tentang keutamaan dari sholawat Ibrohimiyah, berikut kami sertakan tulisan sholawat ibrohimiyah lengkap arab, latin dan terjemahnya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

Allohumma sholli ngala sayidina Muhammad wa ngala aali sayidinaa Muhammad, kama shollayta ngala sayidinaa Ibrohiim wa ngalaa ali sayidina Ibroohiim. Wa barik ngala sayidina Muhammad wa ngala ali sayidina Muhammad kama barokta ngala sayidinaa Ibrohiim wa ngala aali sayidina Ibroohiim. Fil ngalamiina innaka hamidum majid.

Ya Alloh, limpahkanlah rahmat, pujian dan keagungan atas Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana Engkau limpahkan atas Nabi Ibrohim dan keluarga Nabi Ibrohim. Dan limpahkanlah keberkahan atas Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah engkau limpahkan atas Nabi Ibrohim dan keluarga Nabi Ibrohim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Pemurah di alam semesta.

Di atas merupakan bacaan sholawat yang masyhur disebut sholawat ibrohimiyah. Menurut Syeikh Yusuf Ismail, sholawat ibrohimiyah merupakan sholawat yang paling sempurna sighotnya dibandingkan dengan sholawat-sholawat lain, baik yang sifatnya ma’tsuroh (diriwayatkan oleh Nabi) maupun yang tidak diriwayatkan oleh Nabi Saw.

Baca juga: Wajib Baja! Keutamaan Sholawat Busyrolana


Bacaan Sholawat Ibrahimiyah yang Benar, Pakai Sayyidina atau Tidak?

Sholawat Ibrohimiyah adalah bacaan sholawat paling utama yang diajarkan oleh Rosululloh SAW. Sholawat Ibrohimiyah bahkan harus dibaca saat sholat, yaitu saat tahiyat akhir.

Namun di masyarakat terdapat banyak versi sholawat Ibrohimiyah. Ada yang pendek dan ada pula yang panjang. Ada yang menggunakan kata 'Sayyidina' dan ada yang tidak.

Lalu mana yang benar? Seperti apa sholawat Ibrohimiyah yang benar? Berikut penjelasannya!

Sholawat Ibrohimiyah pertama kali diajarkan oleh Rosululloh SAW kepada sahabat Ka'ab. Kata Ka'ab, "Ya Rosululloh, Engkau telah mengajarkan cara kami bersalam kepadamu. Lalu bagaimana cara bersholawat kepadamu?"

Lalu Rosululloh SAW menjawab, ucapakanlah:

اللهم صلِّ على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد، اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد

Allohumma solli ngalaa Muhammad, wa ngalaa aali Muhammad, kamaa shollaita ngalaa Ibroohiim wa ngalaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik ngalaa Muhammad, wa ngalaa aali Muhammad, kamaa baarokta ngalaa Ibroohiim wa ngalaa aali Ibroohim, innaka hamiidum majiid.

"Ya Alloh, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrohim dan keluarga Nabi Ibrohim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrohim dan bagi keluarga Nabi Ibrohim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.

Sholawat Ibrohimiyah versi di atas diklaim yang paling benar menurut kalangan ahli hadits. Pendapat ini yang dianut oleh kalangan Muhammadiyah.

Sementara menurut pandangan ulama Ahlus sunah wal jamaah yang dianut oleh kalangan NU, Sholawat Ibrohimiyah dan semua sholawat yang lain menggunakan tambahan lafadz 'Sayyidina'.

Penambahan kata 'Sayyidina' menurut ulama Ahlussunah karena berdasarkan hadits berikut:

أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آَدَمَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ وَلاَ فَخْرَ، وَبِيَدِيْ لِوَاءُ اْلحَمْدِ وَلاَ فَخْرَ، وَ مَا مِنْ نَبِيٍّ يَوْمَئِذٍ آَدَمُ فَمَنْ سِوَاهُ إِلاَّ تَحْتَ لِوَاءِيْ وَ أَنَا أَوَّلُ مَنْ تَنْشَقُّ عَنْهُ الأَرْضُ وَلاَ فَخْرَ.

"Aku adalah Sayyid (pemimpin) anak adam pada hari kiamat dan bukannya sombong, dan di tanganku bendera Al-Hamd dan bukannya sombong, dan tidak ada seorang Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam pun, tidak pula Adam juga yang lainnya ketika itu kecuali semua di bawah benderaku, dan aku orang pertama yang keluar dari tanah/kubur dan bukannya sombong." (HR. At Tirmidzi)

Baca Juga: Bacaan Sholawat Ibrohimiyah dan Keutamannya

Berdasarkan dalil hadits ini, maka sholawat Ibrohimiyah yang benar versi NU adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ

Allohumma solli ngalaa sayyidina Muhammad, wa ngalaa aali sayyidina Muhammad, kamaa sollaita ngalaa sayyidinaa Ibroohiim wa ngalaa aali sayyidinaa Ibroohim, wa baarik ngalaa sayyidina Muhammad, wa ngalaa aali sayyidinaa Muhammad, kamaa baarokta ngalaa sayyidinaa Ibroohiim wa ngalaa aali sayyidinaa Ibroohim, fil ngaalamiina innaka hamiidum majiid.

"Ya Alloh, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrohim dan keluarga Nabi Ibrohim. Limpahkan pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrohim dan bagi keluarga Nabi Ibrohim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.

Nah, dari dua versi sholawat Ibrohimiyah di atas yang benar yang mana? Apakah memakai Sayyidina atau tidak?

Semua versi sholawat Ibrohimiyah di atas sama-sama benar karena sama-sama memiliki dasar dan dalil yang kuat.

Keutamaan Membaca Sholawat Ibrohimiyah

Karena kesempurnaan sholawat Ibrohimiyah inilah, para ulama Masyhur menetapkan sholawat ini sebagai bacaan yang diucapkan ketika seorang Muslim mendirikan sholat, khususnya pada saat tasyahud akhir, karena memang terdapat mufakat perihal keshohihan hadisnya, hal itu diperkuat oleh banyak perawi hadis yang meriwayatkan sholawat ibrohimiyah ini. Diantaranya yaitu, Imam Malik di dalam kitab "Muwaththo", Imam Bukhori dan Imam Muslim di dalam kitab "Shohih Bukhori Muslim", Abu Dawud, Nasa'i, dan Turmudzi.

Imam As-Sakhowi dan Al-Iroqi mengatakan bahwa hadisnya adalah muttafaq ‘alaih. Sebenarnya terdapat beberapa versi dari periwayatan hadis tentang sholawat ibrohimiyah ini. dan untuk syair / teks sholawat ibrahimiyah diatas adalah yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi.


Mendapat Syafaat Nabi

Imam Ahmad As-Showi menceritakan hadis riwayat Imam Bukhori, dimana Rosululloh SAW pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca sholawat ini (di atas), maka aku bersaksi baginya di hari kiamat dengan kesaksian dan aku beri baginya syafaat.”

Barangsiapa membaca sholawat kepada Nabi, kelak di akhirat akan diberikan wasilah baginya berupa kedudukan di surga. Wasilah tersebut berbentuk syafaat yang dapat menuntun kita masuk ke dalam surga.

...ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ فَمَنْ سَأَلَ لِي الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ لَهُ الشَّفَاعَةُ

“...Kemudian bacalah sholawat kepadaku. Karena barangsiapa membaca sholawat untukku satu kali, maka Alloh membalasnya dengan sepuluh sholawat. Lalu mintakanlah kepada Alloh Wasilah untukku. Wasilah adalah sebuah kedudukan di surga yang tidak layak kecuali bagi hamba Alloh, dan aku berharap agar aku adalah hamba Alloh tersebut. Barangsiapa memintakan wasilah kepada Alloh untukku, maka dia berhak mendapatkan syafaat” (HR. Imam Muslim)


Dapat Melihat dan Bertemu Nabi Muhammad SAW

Diceritakan bahwa seseorang yang mengamalkan Sholawat Ibrohimiyah dengan menjadikan Dzikir sebanyak 1.000 kali dapat menjadikannya melihat Rosululloh kelak di padang Mahshar.


Terkabulnya Doa Kita

Sholawat Ibrohimiyah merupakan sholawat yang dibaca ketika tasyahud akhir dalam sholat. Barangsiapa membaca sholawat tersebut ketika sholat, kemudian ia berdoa, niscaya Alloh akan mengabulkan doanya.

Dari Abu Ali Al Janbi, dari Fadholah bin Ubaid, ia berkata: Ketika Rosululloh sedang duduk, tiba-tiba seorang lelaki masuk, lalu sholat dan berdo'a, "Ya Alloh, ampunilah aku dan kasihanilah aku." Rosululloh kemudian bersabda, "Engkau tergesa-gesa wahai musholi (orang yang sedang sholat). Apabila engkau sholat kemudian duduk, maka pujilah Alloh dengan pujian yang layak bagi-Nya. Bacalah sholawat atasku, lalu berdo'alah!" Selepas itu, seorang lelaki yang lain sholat, memuji Alloh, dan membaca sholawat kepada Nabi. Maka Nabi pun bersabda, "Wahai musholli, berdo'alah (engkau kepada Alloh). niscaya (do'amu) akan dikabulkan." (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).

Dari Sa'id Al-Musayyab, dari Umar bin Khoththob, ia berkata, "Sesungguhnya doa akan terhenti antara langit dan bumi dan tidak bisa naik ke atas, hingga kamu membaca sholawat atas Nabimu SAW.” (HR. Tirmidzi).


Diangkat Baginya Sepuluh Derajat dan Dihapus Darinya Sepuluh Keburukan

Barangsiapa membaca sholawat satu kali atas Nabi, maka Alloh akan memberinya sepuluh rahmat. Dan rahmat itu bisa berupa rezeki, kesehatan, kesuksesan, serta dijaga dari musibah atau kecelakaan.

Ali bin Hujr menceritakan kepada kami, Ismail bin Ja'far memberitahukan kepada kami dari Al-Ala’ bin Abdurrohman dari ayahnya, dari Abu Huroiroh, ia berkata, "Rosululloh SAW bersabda, 'Barangsiapa membaca sholawat untukku satu kali, maka Alloh akan memberinya rahmat sepuluh kali'.” (HR. Imam Muslim dan Abu Daud).


Terhindar dari Penyakit Hati

Barangsiapa membaca sholawat Ibrohimiyah 41 kali setiap hari setelah sholawat 5 waktu, niscaya orang tersebut akan terhindar dari penyakit hati yang dapat menimbulkan dosa seperti, Takabur, sombong, dendam, iri dan ghibah kepada orang lain.


Dapat Mendapatkan Jodoh yang Baik

Bagi kalian yang masih juga belum di temukan dengan jodoh, bisa untuk mengamalkan sholawat ini.

Barangsiapa membaca sholawat sebanyak 100 kali setiap hari dengan istiqomah, niscaya Alloh SWT akan mempertemukannya dengan jodoh yang baik.

Itulah beberapa keutamaan sholawat ibrohimiyah. Semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi semua.


Catatan Kesimpulan

Dalam mengamalkan atau membaca Sholawat Ibrohimiyah dianjurkan untuk menambahkan lafadz "Sayidina" Menanggapi persoalan ini, Imam Syamsudin Ar-Romli dalam kitab Nihayatul Muhtaj mengatakan bahwa yang paling utama adalah menyertakan kata “Sayyidina” pada sholawat ibrohimiyah. Karena hal tersebut merupakan tata krama terhadap pangkat derajat beliau sebagai Habibulloh (KEKASIH Alloh).

Kesimpulannya, menggunakan kata “sayyidina” ketika membaca sholawat ibrohimiyah merupakan hal yang lebih utama dari pada tidak menggunakannya. (Nihayatul Muhtaj, Jil. I, hal.334).

Sementara Imam Ahmad bin Hajar sejalan dengan pendapat tersebut. Beliau mengatakan bahwa penambahan kata “sayyidina” sebelum kata Muhammad hukumnya adalah boleh-boleh saja. Karena ini merupakan bentuk tata krama terhadap hak beliau meskipun diucapkan dalam sholat fardhu sekalipun, dan hal ini tidak mempengaruhi Sah sholat.

Terima kasih telah membaca artikel kami yang berjudul: Sholawat Ibrohimiyah Lengkap Arab Latin dan Arti serta Sejarah Sholawat Ibrohimiyah, jangan lupa IKUTI website kami dan silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat. Simak artikel kami lainnya di Google News.

Posting Komentar

Posting Komentar