Keutamaan Sholat Tarowih dan Hukum Sholat Tarowih Berjamaah

elzeno.id
elzeno.id
Keutamaan Sholat Tarowih dan Hukum Sholat Tarowih Berjamaah

Alhamdulillah kita masih bisa berjumpa kembali dengan bulan suci Romadhon bulan yang penuh dengan ampunan, bulan yang penuh dengan berkah, bulan yang selalu kita rindukan kedatangannya.

Pada bulan Romadhon kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa Romadhon selama 30 hari dan pada malam harinya kita disunahkan untuk mengerjakan sholat Tarowih.

Yang dimaksud sholat Tarowih adalah sholat sunah yang dilakukan pada malam hari di bulan Romadhon, dan tentunya setelah melaksanakan sholat Isya dan batas waktunya sampai terbit fajar.

Tak lupa pula kita mengerjakan amal ibadah lainnya, karena setiap amal ibadah yang kita lakukan pahalanya akan dilipatgandakan oleh Alloh SWT.

Terkait dengan sholat Tarowih, bagi yang belum tahu mengenai keutamaannya, berikut ini merupakan beberapa keutamaan dalam sholat Tarowih.

Keutamaan Sholat Tarowih

Berikut ini merupakan beberapa keutamaan dalam sholat Tarowih.

  1. Orang yang melakukan qiyam di Bulan Romadhon akan diampuni dosanya seperti pada waktu ia dilahirkan.

    Rosululloh SAW bersabda yang artinya:

    Dari Abdurrohman bin Auf ra bahwa Rosululloh SAW bersabda: Sesungguhnya Alloh SWT telah memfardhukan puasa Romadhon, dan saya telah mensunnahkan qiyam pada malamnya. Maka barang siapa berpuasa pada siangnya dan mengerjakan sholat pada malamnya, karena mengharap ridho Alloh, niscaya keluarlah ia dari dosa seperti pada ia dilahirkan oleh ibunya. (HR. Ahmad)

  2. Orang yang mengerjakan sholat Tarowih akan diampuni dosanya yang telah lalu.

    Rosululloh SAW bersabda yanga artinya:

    Dari Abu Huroiroh ra, ia berkata: Sesungguhnya Rosululloh SAW telah menyuruh kami para sahabat mengerjakan sholat malam pada bulan Romadhon dengan tidak mewajibkannya. Beliau bersabda: Barang siapa yang mengerjakan sholat malam pada bulan Romadhon karena iman dan mengharap pahala dari Alloh maka diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim)

  3. Sholat malam (termasuk sholat Tarowih) merupakan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu.

    Rosululloh SAW bersabda yang artinya:

    Dari Abu Huroiroh ra berkata, bahwa Rosululloh SAW bersabda: Seutama-utama puasa Romadhon ialah puasa sunah pada bulan Muharom, dan seutama-utama sholat sesudah sholat fardhu ialah sholat sunah pada malam hari. (HR. Muslim)

Baca juga:

Bacaan Bilal Shalat Tarawih 23 Rakaat Lengkap dengan Jawaban Jamaah

Hukum Sholat Tarowih Berjamaah

Adapun mengenai hukum berjamaah dalam sholat Tarowih para ulama berbeda pendapat:

Abu Hanifah, Syafii, kebanyakan sahabat Syafii, Ahmad dan sebagian ulama Malikiyah berpendapat bahwa sholat Tarowih lebih utama dilaksanakan dengan berjamaah di masjid, sebagaimana yang telah dikerjakan dan diperintahkan oleh Kholifah Umar bin Khotob ra beserta para sahabat lainnya.

Malik, Abu Yusuf dan sebagian pengikut Syafii berpendapat bahwa sholat Tarowih lebih utama dikerjakan di rumah masing-masing, hal tersebut berdasarkan hadist berikut ini yang artinya:

Dari Ibnu Umar ra ia berkata: Rosululloh SAW bersabda: Seutama-utama sholat ialah sholat seseorang yang dikerjakan dirumahnya selain sholat fardhu. (HR. Bukhari dan Muslim)

Pendapat Abu Hanifah, Syafii dan Ahmad dipandang sebagai pendapat yang lebih kuat karena berdasarkan hadist berikut ini:

Dari Aisyah ra sesungguhnya Nabi SAW mengerjakan sholat Tarowih dalam masjid maka mengerjakan sholat pula dibelakangnya beberapa orang, kemudian pada malam berikutnya Nabi mengerjakan sholat lagi maka banyaklah orang-orang yang mengikutinya. Pada malam ketiga mereka berkumpul pula tetapi Nabi tidak keluar ke masjid. Pada pagi harinya Nabi bersabda: Saya telah melihat apa yang telah kamu perbuat semalam. Tak ada yang menghalangi saya keluar ke masjid tadi malam selain dari saya takut difardhukan sholat itu atas kamu. (HR. Abu Daud)

Hadist di atas menyatakan bahwa mengerjakan sholat tarowih pada bulan Romadhon dengan berjamaah di masjid adalah diutamakan. Hadist ini juga yang menjadi pegangan bagi ulama yang menetapkan bahwa sholat tarowih dikerjakan secara berjamaah di masjid.

Baca juga:

Bacaan Doa Setelah Sholat Tarawih, Doa Kamilin Lengkap Beserta Artinya

Alasan lain yang menyatakan bahwa sholat Tarowih dilaksanakan berjamaah di masjid ialah sebagai berikut:

Dari Urwah ra Ia berkata: Telah dikabarkan kepadaku oleh Abdurrahman Alqari bahwasanya Umar pada suatu malam keluar mengelilingi masjid pada bulan Ramadhan sedang di masjid terdapat orang bergolong-golongan, ada yang shalat sendirian dan ada yang diikuti oleh beberapa orang. Melihat itu umar berkata: Demi Alloh saya kira apabila kita kumpulkan orang-orang ini untuk seorang imam. Sesudah itu beliau menyuruh Ubai bin Kaab supaya mengimami mereka dalam sholat pada bulan Ramadhan. (HR. Bukhari)

Menurut Jumhur ulama bahwa yang afdol ialah sholat Tarowih dikerjakan di masjid secara berjamaah. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Ali, Ibnu Mas'ud dan Ubai bin Ka'ab bahwasanya Umarlah yang menyuruh para sahabat untuk mengerjakan sholat Tarowih secara berjamaah dan hal ini terus dikerjakan oleh para sahabat.

Sebagian Ulama berpendapat bahwa yang lebih utama mengerjakan sholat Tarowih ialah dengan cara sendiri-sendiri di rumah. Ada yang berpendapat bahwa jika hafal Al-Qur'an dan tidak malas kalau sholat Tarowih sendirian, maka mengerjakan sholat sendirian lebih utama. Kalau tidak hafal Al-Qur'an maka lebih utama sholat Tarowih dikerjakan secara berjamaah.

Sedangkan menurut golongan Malikiyah, Abu Yusuf dan sebagaian Syafiiyah bahwa sholat Tarowih lebih utama dikerjakan sendirian di rumah masing-masing. Alasan mereka ialah Nabi SAW mengerjakan sholat Tarowih sendirian setiap malam terus-menerus. Kecuali hanya beberapa malam saja beliau melaksanakan sholat Tarowih secara berjamaah. Demikian juga yang dikerjakan oleh Abu Bakar.

Sholat sunah pada malam bulan Romadhon dinamakan sholat Tarowih adalah karena para golongan salaf mengerjakannya dengan cara berhenti untuk istirahat pada tiap-tiap empat rokaat. Mereka mengerjakan sholat sunah pada malam bulan Romadhon seperti itu karena mereka meneladani cara yang dikerjakan oleh Rosululloh SAW.

Baca juga:

Bacaan Niat Sholat Tarawih Lengkap dengan Terjemahnya

Demikianlah mengenai keutamaan sholat tarowih dan hukum sholat Tarowih berjamaah semoga bisa bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kita mengenai sholat Tarowih.

Terima kasih Anda telah membaca artikel berjudul: Keutamaan Sholat Tarowih dan Hukum Sholat Tarowih Berjamaah jangan lupa + IKUTI website kami dan bergabung dengan kami di Grup WhatsApp dan Grup Telegram. Silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar