Keutamaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Hadistnya
Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dilakukan pada waktu dhuha (mulai dari matahari setinggi tombak sampai tergelincir matahari). Untuk jumlah rokaat pada sholat dhuha paling sedikit 2 rokaat dan paling banyak dua 12 rokaat.
Sholat dhuha merupakan salah satu diantara sholat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rosululloh SAW. Dan juga banyak sekali hadist yang menjelaskan berbagai keutamaan atau keistimewaan mengenai sholat dhuha bagi siapa saja orang yang menjalankannya.
Nah berikut ini adalah beberapa keutamaan yang terdapat pada sholat dhuha lengkap beserta hadistnya.
Baca juga:
Bacaan Niat Shalat Dhuha Lengkap Dengan ArtinyaKeutamaan sholat dhuha terbilang banyak. Sejumlah hadis Nabi SAW menguraikan keistimewaan ibadah ini, mulai dari besarnya pahala, limpahan ampunan dosa, hingga perannya yang penting dalam membentuk dan menjaga kehidupan spiritual seorang Muslim.
Merangkum sejumlah keutamaan dari berbagai literatur. Berikut lima keutamaan sholat dhuha:
Rosululloh SAW menerangkan bahwa siapa saja yang menunaikan sholat dhuha sebanyak dua belas rokaat akan memperoleh ganjaran yang sangat mulia, yakni dibangunkan sebuah istana di surga.
Keutamaan tersebut sebagaimana disampaikan dalam sabda beliau:
مَنْ صَلَّى الضُّحَى اِثْنَتَي عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اَللَّهُ لَهُ قَصْرًا فِي الْجَنَّةِ
Barang siapa sholat dhuha 12 rokaat, Alloh akan membuatkan untuknya istana di surga. (HR. Tirmidzi)
Sholat dhuha juga menjadi salah satu sebab turunnya ampunan atas dosa-dosa, selama dikerjakan secara istiqomah dan berkesinambungan.
Hal ini ditegaskan dalam sabda Rosululloh SAW:
مَنْ حَافَظَ عَلَى شُفْعَةٍ الضُّحَى غُفِرَلَهُ ذُنُوْبَهُ وَ اِنْ كَانَتْ مِثْلُ زَبَدِ الْبَخْرِ
Barang siapa yang dapat mengamalkan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Alloh, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan. (HR. Tirmidzi)
Rosululloh SAW juga menuturkan bahwa setiap persendian pada tubuh manusia memiliki kewajiban sedekah setiap pagi. Kewajiban itu dapat ditunaikan dengan melaksanakan dua rokaat sholat dhuha, yang nilainya telah mencukupi seluruh sedekah tersebut:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
Ada sedekah atas seluruh tulang (persendian) salah seorang dari kalian. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar makruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rokaat sholat dhuha mencukupi semuanya itu. (HR. Muslim)
Sholat dhuha juga dikenal sebagai sholatnya orang-orang awwabin, yakni hamba-hamba yang senantiasa kembali kepada Alloh SWT dengan taubat dan berusaha menjaga kedekatan spiritual dengan-Nya, sebagaimana disebutkan dalam sabda Nabi SAW:
لَا يُحَافِظُ عَلَى صَلَاةِ الضُّحَى إِلَّا أَوَّابٌ. قَالَ: وَهِيَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ
Tidak ada yang menjaga sholat dhuha kecuali orang yang kembali kepada Alloh (dengan tobat). Sholat dhuha adalah sholat orang-orang yang awwabin. (HR. Al-Hakim)
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa keutamaan sholat dhuha bertambah seiring dengan banyaknya rokaat yang ditunaikan. Mulai dari tercatat sebagai orang yang tidak lalai, hingga memperoleh balasan berupa dibangunkannya sebuah rumah di surga bagi mereka yang mengerjakan dua belas rokaat:
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: لَقِيتُ أَبَا ذَرٍّ، فَقُلْتُ: يَا عَمُّ اقْبِسْنِى خَيْرًا. فَقَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا سَأَلْتَنِي فَقَالَ: إِنْ صَلَّيْتَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لَمْ تُكْتَبْ مِنَ الْغَافِلِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا أَرْبَعًا كُتِبْتَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا سِتًّا كُتِبْتَ مِنَ الْقَانِتِينَ، وَإِنْصَلَّيْتَهَا ثَمَانِيًا كُتِبْتَ مِنَ الْفَائِزِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا عَشْرًا لَمْ يُكْتَبْ لَكَ ذَلِكَ الْيَوْمَ ذَنْبٌ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهِ لَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr, ia berkata: Aku bertemu Abu Dzar RA., lalu berkata: Wahai paman, berilah aku satu kebaikan. Ia menjawab: Aku pernah bertanya kepada Rosululloh SAW sebagaimana kamu bertanya kepadaku. Lalu Rosululloh SAW bersabda: Jika kamu sholat dhuha dua rokaat, kamu tidak dicatat sebagai orang lalai, jika empat rokaat dicatat sebagai orang berbuat baik, jika enam rokaat dicatat sebagai orang taat, jika delapan rokaat dicatat sebagai orang beruntung, jika sepuluh rokaat maka pada hari itu tidak dicatat dosa bagimu, dan jika dua belas rokaat maka Alloh membangunkan untukmu rumah di surga. (HR. Al-Baihaqi) (A Zaeini Misbaahuddin Asyuari, ed: Nashih)
Baca juga:
Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap Dengan ArtinyaItulah mengenai keutamaan sholat dhuha. Semoga dengan mengetahui keutamaan-keutamaan yang terdapat pada sholat dhuha dapat menambah semangat dan meluangkan waktu kita untuk melakukan sholat dhuha.
Terima kasih Anda telah membaca artikel berjudul: Keutamaan Sholat Dhuha Lengkap Dengan Hadistnya jangan lupa + IKUTI website kami dan bergabung dengan kami di Grup WhatsApp dan Grup Telegram. Silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.