0S3d5zLbo07wzSes8mCOCYtdrGvF6lw61q5ubEAM
Bookmark
{{ date }}
{{ time }}
Sudah SHOLAT kah Anda?

Pengertian Peristiwa Isro Miroj dan Makna Dibalik Peristiwanya

Pengertian Peristiwa Isro Miroj dan Makna Dibalik Peristiwanya
Pengertian Peristiwa Isro Miroj dan Makna Dibalik Peristiwanya

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kebanyakan penduduk beragama Islam. Sayangnya, masih ada sebagian dari mereka yang masih belum memahami betul tentang Pengertian Isro Mi'roj. Padahal, peristiwa tersebut sangat bersejarah bagi Rosululloh sehingga pastikan untuk mempelajarinya.


Pengertian Peristiwa Isro' Mi'roj

Kalimat Isro' Mi'roj Jika diartikan, maka Isro' Mi'roj merujuk pada sebuah perjalanan Rosululloh dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqso serta Sidrotul Muntaha. Rosul menjalankannya hanya dalam waktu semalam saja. Tidak heran jika peristiwa tersebut menjadi hal paling penting bagi umat Islam.


Pengertian Isro' Mi'roj secara Etimologi

Apabila mengartikannya secara etimologi, maka Isro' berarti berjalan di waktu malam dalam bahasa Arab. Sedangkan Mi'roj adalah tangga atau alat untuk naik ke atas dari bawah. Adapun peristiwa ini diperingati setiap tanggal 27 Rojab yakni periode akhir kenabian dari Rosululloh di Mekkah sebelum ke Madinah.

Perjalanan satu malam Nabi Muhammad SAW yang ditemani oleh Malaikat Jibril dari Masjidil Harom, Mekkah menuju ke Masjidil Aqso, Yerusalem lalu naik ke Sidrotul Muntaha atau langit ketujuh untuk mendapatkan perintah sholat lima waktu oleh Alloh SWT.

Baca : 6 Keutamaan Bulan Rojab dan Amalan yang Dianjurkan


Pengertian Isro dan Mi'roj menurut Istilah

Pengertian Isro Mi'roj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa berbeda namun terjadi dalam waktu bersamaan sehingga disebut sebagai Isra dan Miraj. Isro adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah menuju Yerusalem. Dalam bahasa Arab, Isro berasal dari kata sara yang berarti “perjalanan di malam hari”.

Sementara Mi'roj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju Sidrotul Muntaha atau langit ketujuh. Kata Miroj dalam bahasa Arab artinya “tangga, untuk mengangkat, dan atau naik”.

Peristiwa Isro' mi'roj juga adalah hadiah dari Alloh SWT untuk Menghibur Nabi SAW, pada saat itu Nabi SAW sangat berduka ketika Istri tercintanya Khodijah meninggal dunia. Kemudian Alloh SWT menghiburnya dengan menjalankannya pada suatu malam menuju Palestina sampai sidrotul Muntaha, yang kita kenal dengan malam Isro'.

Tentu sangat penting bagi setiap muslim untuk mengetahui seperti apa peristiwa tersebut. Pengalaman ruhani yang dialami oleh Rosul tersebut menjadi cerminan hakikat sholat yang dijalankan oleh umat Islam hingga saat ini di berbagai belahan dunia.


Kisah Perjalanan Isro' Mi'roj

Seperti Apa perjalanan Peristiwa Isro Mi'roj ?

Dikisahkan Nabi Muhammad SAW bertemu para nabi pada masing-masing tingkatan langit seperti Nabi Adam AS, Nabi Idris AS, Nabi Ibrohim AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yahya AS, dan Nabi Isa AS.

Sidrotul Muntaha menjadi tujuan akhir perjalanan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW untuk menerima perintah sholat lima waktu dari Alloh SWT. Secara bahasa, Sidrotul Muntaha memiliki arti “pohon bidara” yang merupakan akhir dari langit atau surga ketujuh.

Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan mengenai Sidrotul Muntaha berdasarkan hadist dari Asma binti Abu Bakar ra, "Orang yang naik kuda baru bisa melintasi bayang-bayangnya selama seratus tahun atau seratus penunggang kuda, bisa dinaungi bayang-bayangnya, di sana ada laron dari emas, buahnya seperti kendi besar." (HR. Turmudzi 2541 dan beliau menilai: Hasan Shohih).

Baca : Hadits Tentang Amalan Islam Paling Utama

Peristiwa Isro' Mi'roj ini telah difirmankan Alloh SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Isro ayat 1 yang berbunyi sebagai berikut:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ ۝١

Subkhaanal ladzii asroo bingabdihii lailam minal masjidil kharoomi ilal masjidil aqshol ladzii baaroknaa khaulahuu linuriyahuu min aayaatinaa, innahuu huwas samiingul bashiir.

"Mahasuci (Alloh) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqso yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isro: 1).

Uraian :

Ketika Isro', Rosulullah diberangkatkan oleh Alloh dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqso. Kemudian pada saat Miroj, Rosul dinaikkan menuju Sidrotul Muntaha. Tentu saja pengalaman ini menjadi sebuah cermin tersendiri dari sholat yang dijalankan sampai saat ini oleh umat Islam dalam kehupan sehari-hari.

Tidak hanya itu saja, sholat merupakan mi'rojnya orang-orang beriman. Adapun hal yang memicu terjadinya peristiwa tersebut adalah bentuk tasliyah atau hiburan bagi Nabi Muhammad dari Alloh ketika ditinggal oleh dua orang yang dicintainya yakni Abu Tholib pamannya dan Khadijah istrinya.

Peristiwa Isro Miroj ini sendiri terjadi tepat pada tahun ke-11 kenabian Nabi Muhammad saat beliau berusia 51 tahun. Kemudian disebut juga dengan ‘amul huzn atau tahun kesedihan. Tidak heran jika ada banyak makna dan hikmah dibalik perjalanan tersebut.


Makna Peristiwa Isro Miroj yang Perlu Anda Ketahui

Perlu Anda pahami bahwa bulan Rojab termasuk sebagai bulan paling mulia daripada lainnya. Hal ini karena di waktu tersebut terdapat peristiwa penting yaitu Isro Miroj yang dialami langsung oleh Nabi Muhammad. Tentu saja ada banyak makna di dalamnya, di bawah ini selengkapnya:


Masjidil Harom, Masjidil Aqso, dan Sidrotul Muntaha

Seperti pada penjelasan sebelumnya, peristiwa Isro merupakan perjalanan Rosul di malam hari dari Masjidil Harom yang ada di Mekkah ke Masjidil Aqso di Palestina. Adanya kejadian ini tentu menjadi sebuah isyarat bahwa manusia perlu berkomunikasi secara sosial.

Sedangkan Mi'roj adalah saat Rosul di Masjidil Aqso naik ke Sidrotul Muntaha dan berjumpa dengan Alloh. Perjalanan ini tentu sangat penting bagi umat manusia agar selalu mendekatkan diri kepada Tuhannya. Agar nantinya terhindar dari dunia yang fana sehingga tidak menjadi lupa diri.


Hablum Minalloh wa Hablun Minannas

Hadirnya malam Isro Miroj juga menjadi pengalaman yang sangat indah bagi Rosululloh. Tentu saja ada banyak makna dan pelajaran penting di dalamnya sehingga dimaksudkan kepada umat manusia untuk tidak hanya terjebak pada kesalehan ritual hingga spiritual bersifat personal saja.

Pasalnya, sejatinya seseorang perlu membangun hubungan yang sangat harmonis sekaligus seimbang. Yakni hablun min Alloh atau dirinya dengan Alloh serta hablun min annas yakni dirinya dengan alam dan lingkungan sekitar antar manusia lainnya.


Rosululloh SAW Mendapat Perintah Sholat

Saat peristiwa Isro Miroj berlangsung Rosululloh mendapatkan perintah sholat dari Alloh. Tidak heran jika ibadah tersebut sangat penting bagi umat Islam. Adapun perintahnya diterima langsung oleh nabi bahkan tanpa melalui perantara dari malaikat Jibril sekalipun.

Sholat sendiri akan mengajarkan tentang betapa pentingnya menghargai waktu dan disiplin. Adapun salah satu cirinya adalah kualitas seseorang melaksanakan sholat merupakan sejauh mana ia disiplin dalam menghargai waktu. Tidak heran jika perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Hikmah Terjadinya Isro' Mi'roj Bagi Umat Islam

Setelah memahami tentang seluk beluk Isro Miroj, maka penting bagi Anda untuk memahami juga seperti apa hikmah terjadinya peristiwa tersebut. Dengan begitu, setiap umat Islam dapat menjalankan berbagai hikmah didalamnya secara lebih khusyu. Di bawah ini selengkapnya:


Derajat Kehambaan yang Tinggi

Jika melihat pada surat Al-Isro ayat pertama, maka akan diceritakan tentang peristiwa Isro' Mi'roj. Di dalamnya juga terdapat kata abdun yang berarti untuk menyebut Rosululloh. Hal ini juga menunjukkan bahwa Nabi Muhammad merupakan hamba yang sangat bertakwa kepada Tuhannya.

Selain itu, Rosululloh juga memperoleh derajat yang sangat mulia disisi Alloh. Dari situ tentunya umat Islam perlu menjalankan ajaran dari nabi tersebut dari Alloh secara langsung. Salah satunya adalah perintah sholat selama 5 waktu sebagai kewajibannya.


Pembekalan Dakwah

Hikmah lainnya adalah pembekalan dakwah. Terlebih sebelum terjadi peristiwa Isro Miroj tersebut orang-orang yang dekat dengan Rosululloh selalu mendukung misi dakwah mereka secara silih berganti tetapi sudah wafat. Nabi Muhammad pun terus menerus memperoleh penindasan dari kaum Quroisy.

Tentu saja hal ini menjadi sebuah ujian bertubi-tubi dari Alloh. Salah satunya adalah agar Rosululloh benar-benar tetap menjalankan dakwah secara tangguh. Selain itu, Isro Miroj juga termasuk salah satu cara Alloh untuk menghibur Rosul.


Syariat Nabi Terdahulu Terhapus

Ketika berlangsung Isro Miroj, maka Rosululloh menjadi imam sholat bagi nabi-nabi sebelumnya. Tentu saja hal ini menjadi bukti dan isyarat bahwa syariat dari Nabi Muhammad sudah menghapus syariat dari nabi-nabi sebelumnya. Selain itu, Masjidil Aqso juga termasuk menjadi keistimewaan tersendiri.

Terutama bagi umat muslim. Terlebih, Islam merupakan agama yang suci dengan kewajibannya yakni ibadah sholat. Rosululloh pun sudah mengajarkan seperti apa tata cara berwudhu dan sholat dengan benar sehingga umatnya bisa mengikutinya.


Ditentukan Waktu Sholat

Hikmah lainnya dari peristiwa Isro Miroj adalah adanya waktu sholat. Tidak heran jika sangat penting bagi setiap umat Islam untuk mendirikan ibadah tersebut. Tepatnya selama lima waktu yaitu Subuh, Dhuhur, Ashar, Magrib, dan Isya. Ini merupakan kewajiban yang perlu mereka jalankan.

Tidak hanya itu saja, di dalam Al-Quran juga sudah menjelaskan mengenai perintah pendirian sholat tersebut. Tidak hanya 5 waktu yang menjadi kewajiban, umat Islam juga dapat melaksanakan sholat sunnah lainnya saat di malam hari.


Waktu Mustajab Berdoa

Malam hari merupakan malam keberangkatan Rosululloh ke langit. Hal ini juga sekaligus menjadi waktu terbaik yang Alloh janjikan karena cukup mustajab untuk berdoa. Pasalnya Alloh akan mengabulkanya. Oleh sebab itu, perbanyaklah doa di waktu tersebut.

Kemudian di siang harinya hanya ada hari Jumat saja yang dijelaskan mempunyai keutamaan mustajab daripada malam hari. Hal ini bahkan sudah dijelaskan di dalam Al-Qur'an dimana Alloh mengabulkan doa dari Nabi Yaqub pada surat Yusuf ayat 98 tentang permohonan ampun.

Baca Juga : Asal Mula Amalan ( Ritual ) Rebo Wekasan


Demikian ulasan mengenai pengertian Isro' Mi'roj. Anda juga sudah mengetahui makna sekaligus hikmah dibalik peristiwanya. Dengan adanya perjalanan tersebut tentu saja setiap umat muslim wajib menjalankan apa yang sudah Alloh perintahkan.

Terima kasih telah membaca artikel kami yang berjudul: Pengertian Peristiwa Isro Miroj dan Makna Dibalik Peristiwanya, jangan lupa IKUTI website kami dan silahkan bagikan artikel ini jika menurut Anda bermanfaat. Simak artikel kami lainnya di Google News.

Posting Komentar

Posting Komentar